Jumat, 20 November 2020

Kuliah nomor berapa?? Organisasi nomor berapa??

 Bismillahirrahmaanirahiim....

Hallo gayssssss!! Wauuu udah lama gak nyorat nyoret kertas bikin imajinasi abstrak terus disatuain dengan cinta jeng jeng jeng!!! Jadilah serangakaian tips sederhana ini wekaweka!!

Oyaa apa kabar semuaa sahabat aksaraku yang cantek dan ganss??? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Tetap santuy dan Jan lupa investasiin sholawat yaaa hahahaha.. 

Ini nihh.. hari ini aku mau share tips-tips dikit aku tentang dunia kemahasiswaan. Aliasss ngampus gess.. pernah gk dengar kata-kata "organisasi kampus? Terus aktivis kampus? Atau Kuliah Kupu-Kupu bak datang, duduk, pulang? Omaigattt parahh... Aku yakin kata-kata itu sering nyangkut telinga kita, apalagi jika kita sudah bergelar MAHASISWA. Ooyaaa. Btw akyuu sudah jadi mahasiswa sekarang lhooo. Lebih tepatnya Mahasiswi. Alhamdulillah yaa sesuatu.. Alhamdulillah segala puji kepada Allah akhirnya aku sudah bisa melepas tanggung jawab ku sebagai seorang siswa .. gak seragam putih abu-abu lagi, gk ada piket kelas lagi, gk ada apel pagi lagi, gk ada OSIS OSIS an lagi!! Eeetttt Salah!!!! Bukan seperti itu minsdet nya.. Mahasiswa justru lebih punya tanggung jawab besar lagi. Ingattt MAHAsiswa. Maha artinya besar, tinggi, berat apalah lagi artinya itu kalian bisa persepsikan sendiri. Artinya kita kita sebagai seorang mahasiswa jelas sudah memiliki kehidupan yang berbeda daripada seorang siswa. Kehidupan baru, nafas baru, cara baru, dan bahkan dituntut menciptakan sesuatu yang bersifat baru. 

Mahasiswa  sebuah kata yang mempunyai makna besar, perubahan besar dari peran lama menjadi peran baru, dunia baru, nafas baru, dan kehidupan baru. Memulai babak baru, menjadi maha atas kesiswaan, tanggung jawab yang lebih besar, tuntutan sistematis dan kritis dalam pola pikir, serta sikap mempertahankan dan memunculkan argumen-argumen logis terhadap semua permasalahan yang ada  di lingkungannya, dan diharapkan mampu memunculkan alternatif penyelesaian terhadap segala permasalahan lingkungan. Mahasiswa juga merupakana calon intelektual dan cendekiawan dalam suatu lapisan masyarakat yang seringkali syarat dengan berbagai prestasi.  

Mahasiswa pada tuntutannya dianggap sebagai seorang yang memiliki potensial untuk memahami perubahan dan perkembangan didunia pendidikan dan lingkungan masyarakat. Yang memangku jabatan sebagai agen off change. Tau kan artinya apa.. yaa  Sesuai dengan artinya, agen perubahan, sebagai mahasiswa juga berperan sebagai agen peruahan di masyarakat. Mahasiswa menjadi salah satu harapan bangsa agar bisa berubah kearah lebih baik.

Lalu muncul pertanyaan, bagaiamana kehidupan kritis mahasiswa? Semuanya akan terjawab sesuai dengan individu masing-masing selaku mahasiswa. Ada dua jenis tipe mahasiswa, yakni mahasiswa dengan koleksi namtage dan baju kepanitiaan berjibun, dan mahasiswa dengan lembar fotocopian bertumpuk-tumpuk. Ada diantara mereka yang sibuk dengan rapat, dan ada juga yang sibuk memanjakan otaknya dengan buku-buku. Pada intinya, kehidupan kampus bagi para mahasiswa bergantung pada dan seperti apa mahasiswa itu sendiri  menjalaninya. Namun, pilihan mereka dalam menjalani kampus sangat berpengatuh dengan persentasi kesuksesannya. Mengapa demikian? Karena kesuksesan tidak hanya bisa dibuat dan dibangun dengan selembar ijazah, kesuskesan menuntut manusia untuk bisa mejadi manusia baru yang lebih dari peniliti, pengajar, tetapi harus menjadi pemimpin. Menjadi pemuda yang langkahnya bisa mebawa perubahan.   Langkah mahasiswa untuk menuju suatu perubahan bukan suatu hal yang mudah untuk dicapai dengan hanya belajar saja. Berbagai rintangan yang harus dilalui selama berada dilingkungan kampus harus memiliki strategi yang baik sesuai dengan tujuannya.  Menjadi mahasiswa bukanlah hal yang mudah, mahasiswa dituntut untuk lebih aktif belajar sendiri. 

Mahasiswa digolongkan kedalam dua kelompok, yaitu mahasiswa yang apatis dan mahasiswa yang aktif terhadap organisasi kampus. Mahasiswa yang apatis merupakan mahasiswa yang aktif terhadap perkuliahan saja., segala sesuatu diukur dari indeks prestasi kumulatif yang tinggi dan dapat meraih gelar sarjana secepatnya. Sedangkan mahasiswa aktif adalah mahasiswa yang berperan aktif terhadap berbagai organisasi kemahasiswaan dikampus, maupun diluar kampus yang biasanya sering disebut dengan “aktifis kampus”. Kedua jenis mahasiswa tersebut memiliki perbedaan yang kontras ketika memasuki dunia kerja,  mengapa?? Karena jelas, bahwa mahasiswa aktifis memiliki kemampuan sosialisasi yang tinggi dengan orang lain, selain itu, dengan bergabung kedalam suatu organisasi mampu melatih mahasiswa untuk menyusun dan menemukan strategi, memanage waktu, diri sendiri dan orang lain. Seorang mahasiswa juga akan mendapatkan nilai tambah, jika ia tidak hanya sibuk dnegan nilai akademik tetapi juga aktif berorganisasi karena dengan berorganisasi seseorang akan terbiasa bekerjasama dengan orang lain, memilki jiwa kepemimpinan, belajar tentang time work, bagaimana memerintah dan diperintah, serta menjadi kontributor dalam pemikiran dan tindakan. Kemampuan tersebutlah yang dibutuhkan di dunia kerja. 

Namun, dari pernyataan diatas tidak bisa dipungkiri masih banyak mahasiswa yang enggan megikuti kegiatan kemahasiswaan. Berbagai alasan yang mendasari seorang mahasiswa yang tidak ingin ikut dalam organisasi kemahasiswaan salah satunya adalah karena takutnya akan nilai prestasi akademik yang menurun dan mereka beranggapan bahwa kegiatan organisasi akan membuat mahasiswa menunda pekerjaan akademik dan mendahulukan organisasi. Kemudian bagaimana cara kita memecahkan permasalahan tersebut? Sebenarya permasalah tersebut bukanlah suatu hal yang sulit untuk terjawabkan, karena pada dasarnya kita memang dihadapkan untuk memilih salah satu dari pilhan tersebut, yaaa organisasi atau kuliah? Bukan untuk memilih, tetapi menyeimbangkan antara keduanya. Masing-masing mahasiswa memiliki hak untuk mengikuti suatu organisasi atau tidak. Namun , masing-masing mahaiswa pun memiliki keuntungan dan kerugian tehadap pilihannya.  Sehingga muncul sebuah kalimat “ Kuliah Nomor Satu, Organisasi tidak dinomor duakan” . artinya, kita dituntut untuk tetap memprioritaskan perkuliahan, namun tetap mementingkan organisasi. Karena keduanya saling berkaitan dan saling melengkapi.

Dan sekarang aku ingin ngasih Cara terbaik menurt aku untuk memposisikan organisai dan kuliah yaitu dengan kepandaian seserang untuk memanajemen waktu dan memposisikan diri. Berikut cara memanajemen waktu dan diri :

1. Pikirkan kembali tujuan  kita sebagai mahasiswa

Tujuan awal kita sebagai mahasiswa tentunya adalah belajar atau melakukan sistem perkuliahan. Namun, tujuan kuliah bukan hanya belajar akademik saja, kuliah, kuliah dan kuliah. Tetapi akan lebih bearti jika kita mampu mengembangkan diri, melatih soft skill, mampu beradaptasi dengan lingkungan bukan hanya terbatas pada ruang kelas saja tnpa terjun ke lingkungan.  

2. Fokus pada fundamentall skill

Artinya, kita harus mengetahui dan mengenali karakter belajar kita itu seperti apa. Bagaiamana sistem belajar yang efektif untuk kita, dengan kata lain kita harus belajar  cara belajar. Mengapa demikian?, hal ini sangat memudahkan kita untuk mengatur waktu kita belajar agar seimbang dengan waktu luang kita diluar organsasi. Belajar tidak harus sesulit dan secapek yang dipikirkan, buat diri senyaman mungkin ketika belajar.

3. Kenali prioritas 

Kita harus pandai menentukan prioritas, buat jadwal pekerjaan dan kewajiban kita. Letakkan pekerjaan dan kewajiban yang paling penting diatara yang penting. Selain itu, kita juga harus pandai menentukan hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilaakukan. Kesampingkan hal yang tidak harus kita lakukan, seperti, browsing medsos yang hanya sekedar hiburan, atau sekedarmain game, merefresingkan otak memang perlu, tapi jangan sampai hal tersebut dapat mengenyampingkan hal-hal yang justru lebi penting. 

4. Cermat, cakap terhadap jadwal kuliah

Akan lebih baik jika kita mencek terlebih dahulu beban sks sebelum memutuskan bergabung suatu organisasi mahasiswa. Karena dari sini kita bisa mengetahui bentrok atau tidak jadwal matkul kita dengan jadwal organisasi kita.

5. Ciptakan target dan pencapaian yang realistis

Buat target dan tujuan pencapaian kita, fokuskan untuk mencapai satu persatu target terlebih dahulu baru target berikutnya. 

6. Konsisten terhadap rencana yang sudah dibuat

Semua rencana dan prosedur yang telah  kita buat harus dilakukan secara konsisten. Jangan mencoba keluar dari prosedur karena akan berdampak pada rencana selanjutnya. Kecuai jika prosedur tersebut mendapatkan langkah yang lebih efektif dari sebelumnya. 

7. Selalu taat dan menomor satukan ibadah

Karena pada dasarnya, kunci kesuksesan seseoarang tidak hanya bergantung pada langkah-langkah jenius yang dibuatnya, melainkan juga dengan adannya doa dan restu orang tua.

8. Perbesar relasi dan komunikasi dengan orang lain

Membangun relasi dengan orang lain sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kita, hal ini jelas terbukti, bahwa semakin kita kenal dengan orang ain dan orang ain mengenal kita, maka bantuan dan dukungan selalu berpihak pada kita.

9. Bersyukur

Jangan lupa bersyukur atas pencapaian yang kita dapatkan, jangan pernah merasa puas terhadap kesuksesan yang kita peroleh, mengapa demikian, persepsi untuk sellau membutuhkan kesuksesan adalah caraterbaik untuk mengembangkan diri menjadi yang lebih baik lagi. Bentuk syukurkita juga beragam macam, terlabih apa yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi orang lian. Seperti bentuk syukur yang kita wujudkan dengan slaing membantu satu sama lain, ringan tangan atau membantu orang lain menemukan kesuksesannya. 

 

Oke gys.. kyknya itu aja tips memanajemen waktu terlebih ketika posisi kita sebagai seorang aktivis kampus dan pejuang akademik. Semoga bermanfaat!! Dan semoga apa yang aku sampaikan mampu aku dan kalian  terapkan secara konsisten kedepannya, aamiin. Oyaa doain juga biar aksara ku ini bisa terus berkembang dengan bantuan dari kritikan-kritikan kalian semua.. okee sampai jumpa di tulisan ku selanjutnya!! Bay bay tengkyu udah watching dan reading!! 

Mon maaf ada salah kata, wassalamu'alaikum wr wb. Love you guys❤️❤️


Minggu, 05 April 2020

Tips Persiapan Ujian Nasional.


Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Kayfa haluka?. Howare you?  Fii amaanillah Semoga dalam lindungan Allah.
Hallo sobat aksara, mohon maaf sebelumnya karena baru postingan kali ini writer menyapa kalian semua hehehe..  oiya.. ngomong ngomong masalah postingan.. postingan kesempatan ini bukan lagi kalimat kalimat galau, sedih membahana atau apalah itu yaa yang sebelumnya pernah writer aksarakan ... kali ini writer akan membagikan sebuah tips yang insya Allah akan bermanfaat untuk para sobat aksara.. so stay to writing :)

UJIAN NASIONAL, UJIAN SEKOLAH, UJIAN SEMESTER.
Kalimat-kalimat diatas sudah tidak  asing lagi ditelinga kita kan sobat. Yups.. sebuah kertas berisikan soal-soal mata pelajaran yang biasanya terkesan angker . Namun, hal ini tidak seharusnya ditakuti dan dikhawatirkan oleh para pelajar. Kemauan untuk belajar merupakan salah satu hal yang bisa melawan hal-hal negatif tersebut, tetapi tanpa panduan yang tepat, terkadang sulit bagi kita untuk belajar (atau setidaknya, memupuk keinginan untuk belajar). Kamu perlu mengembangkan kemampuan belajar yang baik sejak awal di sekolah karena kemampuan ini akan terus kamu bawa. Berhubung belajar menjadi semacam “masalah” yang dihadapi oleh semua pelajar di semua tingkat pendidikan, kamu bisa mendapatkan bantuan dari orang lain untuk belajar dengan baik. Bacalah informasi di bawah ini untuk segera mengetahui cara belajar yang baik untuk menghadapi ujian.

Ujian sering di andaikan bagai malaikat maut yang merenggut nyawa seseorang. Semua yang berkaitan dengan ujian selalu disandingkan dengan kekacauan, stress, bahkan frustasi. Namun sebenarnya tidak, ujian akan dinilai ringan jika si pelajar menganggapnya ringan. Namun, ringan disini bukan berarti mengesampingkan ya sobat. Kita tetap harus mengutamakannya dengan bersungguh-sungguh menghadapi dan menjalani nya. Adapun tips yang writer bagikan dalam belajar menghadapi ujian adalah sebagai berikut. Cekidot :3

1. Niat sungguh-sungguh

Niatkan dalam hati, bahwa kita memang benar ingin bersungguh-sungguh dalam menghadapi dan menjalani ujian tersebut. Karena melalui niat inilah kita bisa menanamkan janji dan target kita untuk hasil dari ujian tersebut. Apakah kita ingin mendapat hasil terbaik dan memuaskan ataupun sebaliknya.

2. Beritahukan orang tua mengenai akan dilaksanakannya ujian tersebut.

Karena dengan tahunya orang tua mengenai ujian tersebut, sama artinya kita membuka ridho orng tua dalam memberikan doa bahkan dukungan mulai dari fasilitas belajar atau apapun itu demi mudah nya belajar menghadapi ujian tersebut.

3. Jadwalkan secara disiplin mata pelajaran yang harus di kuasai dan targetkan kapan kamu harus menyelesaikannya.

Karena, dengan waktu yang terjadwal kita bisa mendidik diri untuk tidak molor dalam beraktivitas lain sehingga dapat menyebabkan tergesernya waktu untuk belajar. Kemudian targetkan kapan kita harus menyelesaikan bacaan dari materi tersebut. Selain itu, kita juga harus memfokuskan 1 bacaan untuk bisa lebih menguasai semua materi nya.. mislakn sobat memulai dengan materi IPA atau Biologi.  Sobat harus fokus dalam materi tersebut. Artinya kita harus menyelesaikan satu mata pelajaran dulu baru setelah itu lanjut dengan mata pelajaran yang lain. Tapi kalau membaca nya dalam buku yang berlainan demi untuk mendapatkan materi tambahan tidak apa-apa. Asalkan masih dalam satu mata pelajaran. Kemudian, targetkan kapan sobat mampu menyelesaikan nya. Misalkan dalam waktu 2 atau 3 hari sobat mampu menyelesaikan dan memahami satu buku mata pelajaran tersebut. Karena dengan kita bertarget, sama artinya kita mengajak diri untuk bertarung dengan waktu. Sehingga kita lebih giat dan sungguh-sungguh dalam menyelesaikan materi tersebut.

4. Refreshing
Berikesempatan otak untuk rileks, entah itu 20 atau 30 menit. Merilekskan otak bisa dengan melakukan atau menyaksikan seusatu yang kita senangi. Misalkan dengan mendengar musik, menonton tv, atau sekedar melihat pemandangan disekitar, Maupun mencari makan makan bagi sobat yang suka dengan cemilan. Kalo aku sih, biasanya jalan jalan aja gitu sekitaran dalam rumah insya Allah dengan itu otak kembali refresh.

5. Laksanakan sholat, berdoa dan kewajiban ibadah lainnya tepat pada waktunya
Jelas, ibadah adalah suatu kewajiban bagi semua umat Manusia yang beragama. Jangan pernah mengesampingkan ibadah hanya demi mengejar target belajar. Karena melalui ibadah ini, kita bisa meminta keringanan kepada Allah SWT dalam menyelesaikan semua ujian ujian tersebut. Mendekatkan diri kepada Allah juga merupakan sarana refreshing otak, karena jelas hati akan kembali bersih setelah melaksanakan kewajiban ibadah kepada sang khalik. Jika hati nyaman, otak pun kembali refresh. Tidak hanya ibadah wajib saja yang bisa kita lakukan, disenggang waktu kita bisa melaksanakan ibadah ibadah sunah lainnya. Seperti sholat duha, sholat tahajud dan sebagainya. Sekali lagi dengan sholat-sholat tersebut insyaallah otak akan kembali pulih .

6. Pergunakan waktu sebaik mungkin dan kesampingkan hal hal yang tidak terlalu penting.
Memaksimalkan waktu dalam belajar, merupakan salah satu tindakan yang sangat tepat dilakukan. Orang yang cermat, akan mampu menghitung seberapa banyak waktu yang ia habiskan dalam kegiatan sehari-harinya. Apakah lebih banyak ia habiskan dengan belajar atau justru ia habiskan dangan hal-hal yang kurang bermanfaat. Saya pernah membaca dalam sebuah buku, ciri seorang sukses adalah berpikiran waktu adalah uang, dan waktu adalah ibadah. Ia tidak akan rela menghabiskan waktunya hanya demi hal-hal yang tidak bermanfaat meskipun sekecil apapun hal tersebut. Curilah waktu untuk  belajar. Waktu belajar yang singkat dan berulang sering kali lebih efektif daripada waktu belajar yang panjang. Sembari menunggu merapikan tempat tidur , menyapu, membantu orng tua . Kamu bisa melakukannya sambil mengingat dan menghafalkan materi .Kemudian, hal yang selanjutnya kita pertimbangkan adalah "kesampingkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan ujian yang akan kita laksanakan. Salah satu nya adalah pacar, atau apapun itu sebutan yang masih dalam satu spesies :D. Mengesampingkan sesuatu itu bukan berarti mengakhiri nya. Melainkan hanya monomorduapuluhkan. Jangan stress hanya karena anda tidak bisa berkontekan dengan pasangan. Wahai sobat aksara.. sebentar saja kok. Lagian mereka yang setia pasti akan paham dan nungguin kalian kok seberapa lama pun itu, jadi tenang aja gak usah dipikirin cukup mereka aja yang mikirin kita . Ups... wkwkwk..

7. Jangan gunakan sistem SKS  dan tidurlah dengan waktu yang benar
Sobat aksara tau kan SKS itu apa. Yoi.. "sistem kebut semalam" karena sistem ini jelas tidak efektif dalam belajar. Kita dituntut untuk menyelesaikan materi-materi dalam satu malam bahkan yang lebih parahnya itu.. smpai tidak tidur.. astagfirullah sobat aksara jangan sampai seperti itu yaa.  Karena tubuh kita butuh istirahat untuk mengoptimalkan kembali sistem kerja sel-sel tubuh yang sudah penat.Tidurlah dengan cukup di malam sebelum ujian. Langkah ini penting dan tidak boleh dilewati. Tanpa tidur yang cukup, kamu tidak bisa mengerjakan ujian dengan baik karena otakmu tidak dapat berfokus kepada ujian yang dijalani.Jika kamu tidak bisa tidur, cobalah minum segelas susu atau teh hangat. Pastikan kamu tidak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein. 
Jangan ubah pola tidurmu. Tidurlah pada jam tidur biasa agar pola tidurmu terjaga. Bangun dan persiapkan diri untuk menghadapi ujian.Aturlah agar alarm berbunyi di pagi hari. Tibalah di sekolah tepat waktu atau beberapa menit lebih awal. 

8.Makanlah dengan baik. 
Nutrisi yang baik penting untuk menunjangmu berpikir secara optimal. Cobalah hindari makanan dengan kadar gula dan lemak yang tinggi seperti es krim  dan sebagainya. Gantilah minuman yang mengandung gula dengan segelas air dingin, jus buah segar, atau susu.Konsumsi makanan “peningkat kinerja otak” di malam sebelum ujian. Sajian ikan dapat menjadi makanan yang tepat untuk dikonsumsi di malam sebelum ujian karena ikan memberikan nutrisi yang baik bagi otak. Kamu juga bisa menikmati sayuran segar dan pasta dengan ikan.Hindari konsumsi kopi karena kopi dapat membuatmu tetap terjaga selama semalaman dan meningkatkan kadar gula dalam darah. Setelah kadar kafein dalam tubuh berkurang, kamu akan kesulitan untuk tetap terjaga. Tentu kamu tidak ingin mengerjakan ujian dalam keadaan mengantuk. Oleh karena itu, hindari konsumsi minuman berkafeina atau makanan lain menjelang waktu tidur. Proses pencernaan yang berlangsung akan membuatmu tetap terjaga di malam hari.Berhati-hatilah ketika membuat perubahan pola makan secara tiba-tiba. Makanlah jenis makanan yang biasanya kamu makan di hari-hari sekolah agar kamu tidak mengganggu pola pencernaanmu.

9. Pilih lah metode terbaik dalam belajar
Memilih metode belajar merupakan satu hal yang bisa memudahkan kamu dalam memahami semua materi . Pilihlah hal yang membuat mu menarik dan menjadi hobi mu sehari hari.  Misalkan, kamu yang suka dengan musik, putar lah musik sembari kamu belajar. Tapi ingat jangan sampai merubah fokus mu dalam belajar.

10. Ulangi lah pelajaran mu jika dirasa semua materi sudah kau kuasai.
Karena dengan mengulang semua materi,kita bisa mengukur seberapa banyak penguasaan kita terhadap materi tersebut. Perlu sobat tahu,kegiatan ulang mengulang selalu aku terapkan dalam proses belajarku,karena aku bukan kriteria orang yang langsung ingat dan hafal jika hanya satu kali baca. Terus ulang sampai kita benar-benar menguasai materi tersebut. Ingat kata pepatah "lancar kaji karena di ulang". Pengulangan juga memungkinkanmu untuk mengingat materi dalam jumlah yang banyak jika dilatih secara teratur. Oleh karena itu, latihlah hafalanmu hingga kamu bisa mengingat materi secara cepat karena latihan seperti ini merupakan bentuk penguatan.

11.Berikan hadiah untuk dirimu sendiri. 
Dalam rangka menyemangati diri untuk berusaha dengan keras, ada baiknya kamu juga menghadiahi diri. Siapkan hadiah jika kamu berhasil mencapai tujuan belajar tertentu atau mendapatkan hasil yang diinginkan, tentunya dengan nilai hadiah yang meningkat (agar kamu termotivasi). Misalnya, aku  akan menguasai dapur ibuku jika aku sudah selesai melaksanakan ujian. Hal  itu biasnya yang aku terapkan jika sudah selesai ujian.

12. Persiapkan dirimu secara maksimal untuk mengikuti ujian tersebut.
 Misalnya dengan menyiapkan alat tulis, seragam bersih dan sebagainya. Pastikan semuanya sudah tertata dengan rapi.

13. Tips terakhir adalah meminta restu kedua orang tua, orang-orang disekitar seperti nenek, kakek, dan sebagainya.
  restu dan doa mereka merupakan salah faktor pendukung mudahnya kamu dalam belajar dan menjawab soal. Jagn pernah buat marah kedua orng tua selama masa ujian berlangsung, et..  bukan berarti diluar masa kamu boleh membuat marah mereka ya..  maksudnya adalah selalu tebarkan kebahagiaan kepada mereka entah dengan selalu patuh semua perintah mereka atau pun dengan memberikan perhatian kepada mereka. Krena dengan kebahagiaan yang keluar dari mereka juga merupakan restu terbaik sepanjang zaman untuk kesuksesan anaknya.. aamiin.

Demikian sobat tips dri writer aksara. Tetap semangat dalam belajar, baik itu dalam menjalani ujian ataupun menghadapi nya. Ingat. Jangan malas, karena kunci sukses adalah bergerak. Bukan diam ditempat. Kamu yang mengejar kesuksesan bukan sukses yang datang padamu. Pilih saja mau yang mana dirimu nanti :)

Terimakasih sudah menyempatkan berkunjung ke blog aku ya.. semoga sobat bisa mengambil manfaat nya. Dan menebarkan manfaatnya. Writer mohon maaf jika dalam penulisan terjadi kekhilafan,untuk itu writer memohonkan dengan sangat kritik yang membangun demi terciptanya blog yang bersih dan benar benar bermanfaat.

Sampai berjumpa di aksara selanjutnya yaa..

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh :) see you..
Banjarmasin,  6 April 2020  @hyathhy_